selamat

Minggu, 14 Maret 2010

DASAR PEMROGRAMAN PHP

Php merupakan pemrograman lanjutan dari prmrograman html. Untuk mengetahui apa itu php dan apa keggunaaya mari kita simak tentang php dan contoh aplikasinya
1. PHP
PHP (PHP: Hypertext Preprocessor) merupakan salah satu bahasa webscripting
yang sangat powerful. Sejak pertama kali diperkenalkan, bahasa ini
dimaksudkan untuk menghasilkan halaman-halaman web yang dinamis.
Hingga saat ini, PHP banyak sekali digunakan dalam membuat aplikasi
web—baik lokal maupun Internet—dinamis dan atraktif.

2. Tipe Data
PHP mendukung delapan tipe primitif, yang terdiri dari empat tipe skalar
(boolean, integer, float/double, dan string), dua tipe gabungan (array
dan object), dan sisanya adalah tipe khusus (NULL dan resource). Meskipun
keberadaan tipe data dalam deklarasi variabel tidak penting, namun dalam
tahap selanjutnya sangatlah penting.

3. Komentar
PHP mendukung tiga jenis sintaks untuk menuliskan baris komentar, meliputi
style C, C++, dan Perl/Shell.
4. Tag PHP
Parser PHP bekerja dengan menguraikan instruksi-instruksi yang diletakkan
di antara tag pembuka dan penutup. Ada empat jenis style tag yang dapat kita
gunakan untuk menyatakan bahwa kode merupakan instruksi PHP.
CONToh APLIKASI PHP
UMPAMA kita Buat fungsi greeting yang menerima argumen integer jam (format 24 jam) dan mengembalikan nilai string (Selamat Pagi, Selamat Siang, atau Selamat
Malam). Dan Jika nilai tidak memenuhi maka akan mengembalikan string kosong.
Cara pertama buka note pad yang berada pada komputer atau laptop kemudian isikan sintak berikut n yang paling penting jangan lupa penyimpan harus diakhiri dengan .php
Sintaknya sbb:



<!DOCTYPE HTML PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.0 Transitional//EN">
<html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml" xml:lang="en" lang="en">
<head>
<title>Greeting_by: uus swetzy</title>
</head>

<body>

<?php
function ShowGreet($jam)
{
echo 'Pukul ';echo $jam;
if($jam<=10){echo ': Selamat Pagi';}
if($jam>=11&&$jam<=14){echo ': Selamat Siang';}
if($jam>=15&&$jam<=18){echo ': Selamat Sore';}
if($jam>=19&&$jam<=23){echo ': Selamat Malam';}
}
ShowGreet(18);
?>

</body>
</html>

Hasilnya sebagai berikut :

Minggu, 07 Maret 2010

BELAJAR DHTML DAN JAVASCRIPT YUK !!!!!! BAGI BEBERAPA ORANG YANG BARU MENGENAL PEMROGRAMAN BERBASIS WEB PASTI BERTANYA-TANYA APA SIH ARTINYA DAN BAGA

Scripting merupakan jenis lain dari pemrograman, yang umumnya lebih mudah dipahami. Script dapat disisipkan ke dalam dokumen HTML dengan menggunakan tag <script>. Tidak seperti style sheet, script bisa terlihat di dalam <head>ataupun <body>.
DHTML (Dynamic HTML) merupakan suatu teknik untuk menciptakan halaman web yang interaktif dengan cara mengombinasikan elemen-elemen seperti HTML, style sheet, dan scripting. Jadi, DHTML bukanlah suatu jenis bahasa pemrograman melainkan hanya sekadar istilah saja. Pada bagian ini, pembuatan DHTML akan dilakukan dengan memanfaatkan JavaScript. Sebagai contoh keggunaan sebagai berikut, untuk membuat program perhitungan.





Gambar diatas merupakan contoh aplikasi java script untuk membuat calculator, dan scriptnya sebagai berikut :

<!DOCTYPE html
PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN"
"http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd">
<html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml" xml:lang="en" lang="en">

<head>
<title>Kalkulator</title>
</head>

<body>
<script language="JavaScript" type="text/javascript">
<!--



function rumus(){
var myForm = document.form1;
var a=eval(myForm.a.value);
var b=eval(myForm.b.value);
var ex= myForm.has.value;

if (ex == "tambah") {
var candra = a + b;

}else if (ex == "kurang") {
var candra = a - b;

} else if (ex == "kali") {
var candra = a * b;

} else if (ex == "bagi") {
var candra = a / b;

}

myForm.hasil.value = candra;
myForm.a.value = "";
myForm.b.value = "";

}


function resetForm(){
document.form1.reset();
}

//-->

</script>

<form name="form1" action="#">




<p align="center"> MEMBUAT CALCULATOR .HTML </p>

<input type="text" name="a" />
<select name="has">

<option value="tambah"> + </option>
<option value="kurang"> - </option>
<option value="kali" > * </option>
<option value="bagi"> / </option>

</select>

<input type="text" name="b" />
<input type="button" value="=" onClick="rumus()" />
<input type="text" name="hasil" disabled="true" />


<br/>


<p align="center"> Created by: Candra Kurniawan </p>



</form>
</body>
</html>

Senin, 01 Maret 2010

CASCADING STYLE SHEET (CSS)

Kalau sebulum ini kita mempelajari membuat tabel melalui cara manual, yaitu dengan mengetikan sintaknya, dalam kesempatan kali ini kita akan belajar membuat tabel dengan CASCADING STYLE SHEET, sebelum kita masuk kepembuat tabel kita perlu mepelajari beberapa dasar mengenai ccs,
Cascading style sheet (CSS) merupakan sekumpulan aturan yang menyatakan bagaimana style diaplikasikan ke tag-tag HTML di dalam dokumen.

Rekomendasi CSS menguraikan tiga jenis style:

Embedded : properti style diletakkan di dalam satu blok di dokumen HTML.
Inline : properti style diterapkan secara langsung per baris atau per elemen HTML.
Linked : properti style diletakkan di file berekstensi css dan dikaitkan dengan dokumen HTML.

Selain mengulas tentang pemanfaatan CSS, bagian ini juga menekankan pada pembuatan desain dengan menggunakan division. Bagaimanapun, untuk menghasilkan desain halaman web yang baik, penggunaan tabel tidak disarankan dan sebagai gantinya adalah dengan memanfaatkan division.
Contoh pemanfaatan css:
Dalam contoh ini kita akan belajar mengimplementasikan ccs. Dan bagaimana ya kita membuat supaya terbentuk tabel sebagai berikut ya????????????????





Supaya menghasilkan seperti tabel tersebut langkah pertama tuliskan script berikut pada note pad dan simpan dengan format . html

<!DOCTYPE html
PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN"
"http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd">
<html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml" xml:lang="en" lang="en">
<head>
<title>Desain Layout Sederhana</title>
<link rel="stylesheet" href="latihan.css" type="text/css" />
</head>
<body>
<div id="wrapper">
<div id="header">
Header
</div>
<div id="inner">
<div id="sidebar">
Sidebar
</div>
<div id="top">
Top
</div>
<div id="content">Content
</div>
<div id="right">
Right
</div>
</div>
<div id="footer">
Footer
</div>
</div>
</body>
</html>

Langkah kedua setelah kita menuliskan kode tersebut buat kerangka atau link yang nantinya dapat terhubung dengan kode program di atas dan simpan dengan nama latihan.css

#wrapper {
margin: auto;
width: 750px;
border: 1px solid red;}
#header {
height: 85px;
border: 1px solid blue;}
#inner {
float: left;
margin: 5px 0;
border: 1px solid black;}
#sidebar {
float: left;
margin-right: 20px;
width: 200px;
height: 357px;
border: 1px solid red;}#top {
float: left;
width: 524px;
height: 120px;
border: 1px solid red;}
#content {
float: left;
margin-right: 20px;
width: 275px;
height: 235px;
border: 1px solid green;}
#right {
float: right;
width: 227px;
height: 180px;
border: 1px solid red;}
#footer {
clear: both;
height: 75px;
border: 1px solid blue;}

dari pembuatan tabel atau kolom diatas dapat dikembangkan sesuai dengan keinginan kita sebagai contoh kita dapat menambahkan isi maupun foto di dalam kolom supaya tampilan lebih menarik, la !!!!!!!!! terus bagaimana ya caranya biar bisa menarik. Caranya begini dari tabel yang kita buat tadi kita kembangkan dan caranya sama seperti pembuatan tadi ya.

Contoh pengembangan :



Langkanya tulis kode html dan css-nya kdenya sebagai berikut :
Kode htmlnya

<!DOCTYPE html
PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN"
"http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd">
<html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml" xml:lang="en" lang="en">

<head><title>Desain Layout Sederhana</title>
<link rel="stylesheet" href="belajar css.css" type="text/css" />
</head>

<body>
<div id="wrapper">
<div id="header">
<div id = "box1">
<img src="logo_sc.jpg">
</div>
<div id = "box7">
<img src="header.jpg">
</div>
<div id = "box5">
</div>
<div id = "box6"><font color="black"> Search :
</div>
<div id = "box2">
<a href="link.html"> <font color="black">About Us</a></p>
</div>
<div id = "box3">
<a href="link.html"><font color="black"> Profil</a></p>
</div>
<div id = "box4">
<a href="link.html"><font color="black"> Foto</a></p>
</div>
</div><div id="inner">
<div id="sidebar">
<div id="leftmenu">
<ul>
<li><a href="#">Home</a></li>
<li><a href="#">News and Media</a></li>
<li><a href="#">Articel</a></li>
<li><a href="#">Tutorials</a></li>
<li><a href="#">Tips and Tricks</a></li>
</ul>
</div>
</div>
<div id="top">
<div id = "box8">
<img src="edu.jpg">
</div><div id = "box9">
<img src="motorku.jpg"></div>
</div>
<div id="content">
<b> Grafik 2D <br/></b>
<br/>
Fitur Java 2D yang diperkenalkan pada platform Java 2 membawa dampak
peningkatan kemampuan yang signifikan di bidang grafis. Dengan dukungan
keunikan bahasa pemrograman Java, API 2D ini menawarkan pilihan atraktif
untuk menghasilkan beragam aplikasi grafis.. <br/></div>
<div id="right">
<b>lomba:</b>
<ul>
<li>Pelaksanaan lomba akan dimulai hari rabu" </li>

</div>
</div>
<div id="footer">
<h3 align="center"><b>email: Sincan_um@yahoo.co.id</b></h3>
</div>
</div>
</body>
</html>


dan kode cssnya sebagai berikut:


#wrapper {
margin: auto;
width: 1000px;
border: 1px solid white;
}
#header {
height: 100px;
background: grey;
border: 1px solid white;
}
#inner {
float: left;
margin: 1px 0;
border: 1px solid white;
}
#sidebar {float: left;
margin-right: 5px;
width: 175px;
height: 350px;
background: grey;
border: 1px solid white;
}

#top {
float: left;
width: 813px;
height: 200px;
background: black;
border: 1px solid white;
}
#content {
float: left;
margin-right: 5px;
width: 450px;
height: 220px;
background: #FFFFCC;
border: 1px solid white;
}

#right {
float: right;
width: 357px;
height: 165px;
background: #CCFF99;
border: 1px solid white;
}

#footer {
clear:both;
height: 50px;
background: #6cae15;
border: 1px solid white;
}

#leftmenu ul {
width: 175px;
list-style-type:none;
padding:0; margin:0;
}
#leftmenu a:link, #leftmenu a:visited, #leftmenu a:active {padding-left: 15px;
text-decoration: none;
}
#leftmenu a {
padding: 5px 0px 5px 15px; display: block;
background: #6cae15 no-repeat left center;
margin: 0px 0px 1px; color: #ffffff;
}
#leftmenu a:hover {
background: #5e9711 no-repeat left center; color: #ffffff
}

#box1 {
float: left;
margin-right:10px;width: 91px;
height: 98px;
background: #FFFFFF;
border: 1px solid white;
}

#box2{
float: right;
margin-right: 20px;
margin-top: 7px;
width: 60px;
height: 20px;
background: #99CC00;
border: 1px solid #99CC00;
}#box3{
float: right;
margin-right: 5px;
margin-top: 7px;
width: 35px;
height: 20px;
background: #99CC00;
border: 1px solid #99CC00;
}

#box4{
float: right;
margin-right: 5px;
margin-top: 7px;
width: 32px;height: 20px;
background: #99CC00;
border: 1px solid #99CC00;
}

#box5{
float: right;
margin-right: 15px;
margin-top: 7px;
width: 100px;
height: 20px;
background: #FFFFFF;
border: 1px solid #99CC00;
}
#box6{
float: right;
margin-right: 5px;
margin-top: 7px;width: 50px;
height: 20px;
background: #99CC00;
border: 1px solid #99CC00;
}

#box7 {
float: left;
margin-right: 5px;
margin-top: 2px;
width: 490px;
height: 49px;
background: #FFFFCC;
border: 1px solid #FFFFCC;
}
#box8 {
float: left;
margin-right: 3px;
margin-top: 5px;
width: 406px;
height: 110px;
background: #FFFFCC;
border: 1px solid #FFFFCC;
}
#box9 {
float: left;
margin-right: 0px;
margin-top: 5px;width: 400px;
height: 110px;
background: #FFFFCC;
border: 1px solid #FFFFCC;
}

Eit!!!!!!!!!!!! Jangan lupa nama foto dan css-nya harus sama dengan yang ditulis lo

Minggu, 21 Februari 2010

belajar mendesain tabel

Belajar membuat tabel dengan html yuk !!!!!!!!!!!!!!!!
Tabel pada web dengan menggunakan html sering kita jumpai tapi tak terpikir bagai mana cara membuatnya. Berikut adalah panduan membuat tabel pada html.
Sebelumya kita mengerti dulu fungsi dari peritah-perntah yang digunakan
Tag th atau table heading yang berfungsi mendefinisikan header.
Tag tr atau table row yang berfungsi mendefinisikan baris.
Tag td atau table data yang berfungsi mendefinisikan sel.

Dalam konteks elemen tabel, penggabungan sel dapat dilakukan berdasar
baris (rowspan) atau kolom (colspan). Berikut contoh penggunaan perintah-perintah tersebut yang mengasilkan sebuah tabel




hasilnya sebagai berikut:





Sabtu, 20 Februari 2010

Sabtu, 26 September 2009

perbedaan sistem operasi linux,windows dan mac os

UNIX

Unix atau UNIX adalah sebuah sistem operasi komputer yang dikembangkan oleh AT&T Bell Labs pada tahun 1960 dan 1970-an. UNIX didesain sebagai sistem operasi yang portable, multi-tasking dan multi-user. BSD adalah salah satu turunan (varian) Unix yang dikembangkan oleh Universitas California, Berkeley.

DOS

Sistem operasi yang merupakan cikal bakal dari Microsoft Windows. Ciri khasnya yaitu berupa teks putih dengan latar belakang hitam. Kalau mau mencobanya bisa lewat Start Windows – Run, lalu ketik cmd.


Windows

Windows XP Professional adalah sistem operasi Windows XP yang dibuat khusus untuk komputer desktop yang terhubung ke dalam sebuah jaringan dengan domain yang dikelola oleh Active Directory milik Windows 2000 Server atau Windows Server 2003. Selain itu, versi ini pun dibilang jauh lebih lengkap fiturnya dari pada Windows XP Home Edition. Ia bisa menjadi sebuah komputer server, meskipun hanya bisa menampung maksimal sepuluh client yang bisa login secara bersamaan..

Windows XP Home Edition adalah sistem operasi Windows XP yang ditujukan untuk pengguna rumahan. Pada dasarnya, tidak ada perbedaan yang signifikan antara Windows XP Home Edition dengan Windows XP Professional, karena basis pembuatannya yang sama. Perbedaan yang diberlakukan terhadap versi Windows ini adalah dukungan jaringan, di mana Windows XP Home Edition tidak didesain untuk sistem dengan banyak pengguna, seperti halnya Windows XP Professional.

Windows XP Media Center Edition adalah versi Windows XP yang dibuat khusus untuk perangkat semacam Hi-Fi, dan PC yang diletakkan di ruang duduk. Pada dasarnya, Windows XP Media Center merupakan Windows XP Home Edition yang ditambahi dukungan sebagai perekam video pribadi (Personal Video Recorder).

Windows Vista adalah nama dari versi terbaru Microsoft Windows, sistem operasi berbasis grafis dari Microsoft yang digunakan pada komputer pribadi (PC), baik untuk pengguna rumahan maupun bisnis, pada komputer laptop, maupun media center.

Sebelum diumumkan dengan nama Windows Vista pada 22 Juli 2005, sistem operasi ini lebih dikenal dengan codename Longhorn (berasal dari nama Longhorn Saloon, sebuah bar terkenal di Whistler, British Columbia, Kanada).

Microsoft meluncurkan Windows Vista pada 8 November 2006 untuk pengguna bisnis, dan 30 Januari 2007 untuk pengguna rumahan. Dengan demikian, peluncuran Windows Vista ini berjarak lebih dari lima tahun sejak peluncuran Windows XP pada 25 Oktober 2001.
Windows Vista dimaksudkan untuk diluncurkan sebagai produk berbasis-teknologi, sebagai sistem yang solid yang mencakup teknologi-teknologi baru tingkat tinggi. Banyak di antaranya merupakan teknologi yang berkaitan dengan bagaimana sistem berfungsi, yang bekerja di belakang layar dan tidak terlihat oleh pengguna akhir.


Windows XP Tablet PC Edition adalah versi Windows XP yang dikhususkan untuk PC yang ultra-portabel, yang dinamakan oleh Microsoft dengan Tablet PC. Bentuknya yang minimalis seperti halnya Asisten Digital Pribadi (Personal Digital Assistant atau PDA), dengan kemampuan setara notebook atau laptop. Windows XP Tablet PC Edition dibangun berbasis Windows XP Professional, yang ditambahi dengan fitur pengenalan tulisan tangan (handwriting recognizition) yang lebih baik dibandingkan dengan Windows XP Professional biasa. Pada umumnya, sebuah Tablet PC dilengkapi dengan layar sentuh.

Windows XP Professional x64 Edition merupakan versi Windows XP yang dikhususkan untuk prosesor dengan arsitektur x86-64. Saat ini, prosesor yang menggunakan arsitektur tersebut terbatas pada prosesor AMD dengan arsitektur AMD64 seperti Athlon 64 dan Opteron. Dari keluarga Intel ada Intel Pentium 4 dengan ekstensi EM64T (Extended Memory 64-bit Technology), dan beberapa seri dari Intel Pentium M dan D, serta beberapa varian dari keluarga Intel Core. Perbedaan dengan Windows XP Professional yang diluncurkan sebelumnya adalah pada dukungannnya terhadap akses memori lebih besar daripada 4 Gigabytes seperti pada Windows XP sebelumnya. Sebenarnya, prosesor 64-bit dari Intel maupun AMD dapat mengakses 16 Eksabyte memori, tetapi Microsoft membatasi kemampuan sistem operasi Windows ini hingga 16 Terabyte saja. Pada dasarnya, sistem operasi ini berbeda dari versi Windows XP yang lainnya, mengingat basis kode yang digunakan adalah Windows Server 2003, Standard Edition for x64, mengingat nomor versi yang digunakannya dalah 5.2.3790.

Windows XP Professional 64-bit Edition for Itanium merupakan versi yang sangat terbatas sekali dilihat dari segi penjualannya. Akan tetapi, produk ini mendukung teknologi mikroprosesor yang sangat bagus, yaitu IA-64 yang digunakan oleh prosesor Intel Itanium dan Intel Itanium 2. Dukungan yang diberikan oleh Microsoft adalah dukungan terhadap semua fitur dari prosesor Itanium tersebut, akan tetapi karena sedikit sekali aplikasi yang didesain untuk prosesor Itanium, penyebaran produk ini sangat sedikit. Perbedaan fitur dari Windows XP Professional x64 Edition adalah dukungannya terhadap prosesor Itanium, dengan segala arsitektur bawaannya, seperti EFI (Extensible Firmware Interface), dan GPT (GUID Partition Table). Meskipun prosesor Itanium merupakan prosesor dengan kinerja paling efisien, Itanium tidak dapat menjalankan program yang didesain untuk Windows XP versi 32-bit maupun Windows XP x64 Edition. Ketika menjalankan program yang tidak didesain untuknya, kinerjanya pun sangat rendah.

Windows XP Starter Edition merupakan versi Windows XP Home Edition yang diterjemahkan ke dalam bahasa lokal masing-masing dengan menggunakan Language Interface Pack (LIP). Bahasa yang digunakannya pun beragam, mulai dari Bahasa Indonesia, Melayu, Thailand, Turki, Rusia, India, Brazil, hingga bahasa Amerika Latin (Argentina, Chili, Meksiko, Ekuador, Uruguay, dan Venezuela). Menurut berbagai sumber, Microsoft membuat Windows XP Starter Edition dengan tujuan untuk memerangi sistem operasi GNU/Linux, karena sistem operasi tersebut populer di negara-negara dunia ketiga tersebut.



LINUX


Kernel Linux pada mulanya ditulis sebagai proyek hobi oleh pelajar universitas Finland Linus Torvalds yang belajar di Universitas Helsinki, untuk membuat kernel Minix yang gratis dan dapat diedit. (Minix adalah projek pelajaran menyerupai UNIX dibuat untuk mudah digunakan dan bukannya untuk digunakan secara komersial.) Versi 0.01 dikeluarkan ke Internet pada September 1991, Versi 0.02 pada 5 Oktober 1991.


Istilah Linux atau GNU/Linux (GNU) juga digunakan sebagai rujukan kepada keseluruhan distro Linux (Linux distribution), yang di dalamnya disertakan program-program lain pendukung sistem operasi. Contoh program tersebut adalah server web, bahasa pemrograman, basisdata, tampilan desktop (Desktop Environment) (seperti GNOME dan KDE), dan aplikasi perkantoran (office suite) seperti OpenOffice.org, KOffice, Abiword, Gnumeric. Distro Linux telah mengalami pertumbuhan yang pesat dari segi popularitas, sehingga lebih populer dari versi UNIX yang menggunakan sistem lisensi dan berbayar (proprietary) maupun versi UNIX bebas lain yang pada awalnya menandingi dominasi Microsoft Windows dalam beberapa sisi.


Para pengamat teknologi informatika beranggapan kesuksesan ini dikarenakan Linux tidak bergantung kepada vendor (vendor independence), biaya operasional yang rendah, dan kompatibilitas yang tinggi dibandingkan versi UNIX proprietari, serta faktor keamanan dan kestabilannya dibandingkan dengan Microsoft Windows. Ciri-ciri ini juga menjadi bukti atas keunggulan model pengembangan perangkat lunak sumber terbuka (opensource software).


Linux mendukung banyak perangkat keras komputer, dan telah digunakan di berbagai peralatan dari komputer pribadi, superkomputer dan sistem benam (embedded system), seperti telepon seluler (Ponsel) dan perekam video pribadi.



MAC OS


Mac OS X adalah versi terbaru dari sistem operasi Mac OS untuk komputer Macintosh. Sistem operasi ini pertama kali dikeluarkan pada tahun 2001.


Karakter “X” adalah nomor Romawi yang berarti sepuluh, di mana versi ini adalah penerus dari sistem operasi yang digunakan sebelumnya seperti Mac OS 8 dan Mac OS 9. Beberapa orang membacanya sebagai huruf “X” yang terdengar seperti “eks”. Salah satu alasan mengapa mereka menafsir sedemikian karena tradisi untuk memberikan nama sistem operasi yang berbasis Unix dengan akhiran “x” (misalnya AIX, IRIX, Linux, Minix, Ultrix, Xenix).


Mac OS X Server juga dirilis pada tahun 2001. Pada dasarnya versi Server ini mirip dengan versi standardnya, dengan perbedaan bahwa versi Server mencakup piranti lunak untuk keperluan manajemen dan administrasi workgroup dalam komputer berskala besar. Contoh fitur tambahan yang tersedia untuk versi ini adalah piranti lunak untuk menjalankan fungsi-fungsi seperti SMTP, SMB, LDAP dan DNS. Selain itu cara melisensinya juga berbeda.


Mac OS X adalah sistem operasi yang menggunakan kernel BSD sehingga beberapa kalangan mengatakan bahwa Mac OS X termasuk dalam keluarga Unix. Hal yang menarik dari OS ini adalah keindahan tampilannya sehingga menjadikannya panutan bagi pengembang desktop lain. (dikutip file:///E:/sistem%20operasi/sistem-operasi-unix-dos-windows-linux.html)

Senin, 11 Mei 2009

MODEL-MODEL BELAJAR DAN PEMBELAJARAN


MODEL-MODEL BELAJAR DAN PEMBELAJARAN

1. Pendahuluan
Makin maju ilmu pengetahuan mengakibatkan tiap generasi harus meningkatkan pola frekuensi belajarnya. Agar pendidikan dapat dilaksanakan lebih baik tidak terkait oleh aturan yang mengikat kreativitas pembelajar, kiranya tidak memadai hanya digunakan sumber belajar, seperti dosen/guru, buku, modul, audio visual, dan lain-lain, maka hendaknya diberikan kesempatan yang lebih luas dan aturan yang fleksibel kepada pebelajar untuk menentukan strategi belajarnya.
Pola pembelajaran tradisional yang dikenal adalah di mana pengajar mempunyai kedudukan sebagai satu-satunya sumber belajar, menentukan isi dan metode belajar, serta menilai kemampuan belajar pebelajar dalam pembelajaran. Maka untuk itu dikembangkanlah berbagai metode pembelajaran yang sesuai untuk dapat mempertinggi proses belajar dan dapat mempertinggi hasil belajar. Ada beberapa alas an, mengapa media pembelajaran dapat mempertinggi hasil belajar. Media pembelajaran yang dipersiapkan secara khusus oleh kelompok pengajar media yang berinteraksi dengan pembelajar secara tidak langsung, yaitu melalui media, pengajar kelas dan pengajar media. Pola pembelajaran yang demikian dapat digambarkan sebagai berikut:


Pola pemelajaran tersebut menggambarkan tanggung jawab bersama antara pengajar dan media, dan meningkatkan profesional pengajar. Di samping memperbanyak media pembelajaran juga mendesain bahan pembelajaran yang lengkap, sistematis, dan terprogram untuk keperluan belajar mandiri pembelajar. Oleh karena itu, kehadiran pengajar dapat sepenuhnya digantikan oleh media yang diciptakan. Media semacam ini disebut pengajar media. Pola pembelajaran ini adalah sebagai berikut:

4. Model-Model Pengembangan Pembelajaran
Dewasa ini ada beberapa model pengembangan pembelajaran dan setiap model pengembangan pembelajaran memiliki keunggulan dan keterbatasan. Model-model pengembangan pembelajaran antara lain : model Briggs, model PPSI, model Elaborasi, model kemp, model Dick and Carey, model Gerlach dan Ely, Model Bela H.Banaty, model Merril, model IDI, model Degeng, model pembelajaran konstekstual, dll
Pada pengembangan ini ada enam model pembelajaran yang memiliki model yang berbeda, yaitu:
1. Model Elaborasi (1975)
Model Elaborasi, berorientasi pada cara untuk mengorganisasi pembelajaran, mulai dengan memberikan kerangka isi dari bidang studi yang diajarkan. Kemudian memilah isi bidang studi menjadi bagian-bagian, memilah tiap-tiap bagian menjadi sub-sub bagian, mengelaborasi tiap-tiap bagian, demikian seterusnya sampai pembelajaran mencapai tingkat keterincian tertentu sesuai spesiikasi tujuan.
2. Model PPSI (1976)
Model PPSI, memandang pengajaran sebagai suatu sistem. Bagian-bagian atau sub-sistem dari pengajaran, meliputi tujuan pembelajaran, bahan pelajaran, kegiatan pembelajaran, alat-alat dan sumber pembelajaran dan evaluasi. Semua komponen tersebut diorganisir sedemikian rupa sehingga masing-masing komponen dapat berfungsi secara harmonis.
Tugas guru dalam PPSI adalah menyusun urutan langkah-langkah sehingga tersusun suatu urutan-urutan system pengajaran yang baik. Adapun urutan langkah-langkah dalam PPSI itu adalah sebagai berikut:
" Merumuskan tujuan instruksional khusus
" Menyusun alat evaluasi
" Menetapkan kegiatan pembelajaran
" Merancang program pengajaran
" Malaksanakan program

3. Model Kemp (1985)
Model Kemp, berorientasi pada perancangan pembelajaran yang menyeluruh dengan sasaran guru sekolah dasar dan sekolah menengah, dosen perguruan tinggi, pelatih di bidang industry, serta ahli media yang akan bekerja sebagai perancang pembelajaran.
Menurut Miarso dan Soekamto, model pembelajaran Kemp dapat digunakan di semua tingkat pendidikan, mulai dari Sekolah dasar sampai perguruan tinggi.
Ada 4 unsur yang merupakan dasar dalam membuat model kemp:
" Untuk siapa program itu dirancang? (ciri pebelajar)
" Apa yang harus dipelajari? (tujuan yang akan dicapai)
" Bagaimana isi bidang studi dapat dipelajari dengan baik? (metode/strategi pembelajaran)
" Bagaimana mengetahui bahwa proses belajar telah berlangsung? (evaluasi)

4. Model Dick and Carey (1990)
Model Dick and Carey, berorientasi pada hasil dan sistem.Karena dengan menerapkan model ini, maka akan menghasilkan bahan pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan model pengembangan ini menerapkan langkah-langkah yang sistematis.
Model Dick & Carey dimulai dengan mengenali tujuan pembelajaran, melakukan analisis pembelajaran , mengenali tingkah laku masukan dan karakteristik pebelajar, merumuskan tujuan performasi, mengembangkan strategi pembelajaran, mengembangkan dan memilih materi pembelajaran, mendesain dan melakukan penilaian normative. Kemudian langkah terakhir ialah memperbaiki atau merevisi pembelajaran.


5. Model Degeng (1990 dan 1997)
Memberi keluwesan dan keleluasaan bagi desainer dan pengembang untuk mengembangkan gagasan dan menuangkannya dalam karya nyata pada produk pengembangannya. Hal tersebut tergambar secara kronologis tentang penyampaian dari hal-hal mendasar atau konseptual, prinsip, dan berurutan. Pada posisi ini, pembelajaran disusun melalui langkah-langkah penyampaian tujuan, pengambaran dalam epitome dan penjabaranya.
Kandungan prinsip teori Elaborasi yang adaptasi dalam Model Degeng (1990, 1997) sejalan dengan prinsip-prinsip umum pembelajaran dikemukakan oleh para ahli dan mengikuti norma umum pembelajaran yang menggunakan teori sistem (Muhamad, 1999).
Model Degeng termasuk model pengembangan pembelajaran:
" Classroom focus yaitu: pembelajaran yang didalamnya melibatkan; pengajar, pembelajar, kurikulum, dan fasilitas;
" Untuk pengembangan paket pembelajaran digunakan secara klasikal dan individual;
" Untuk pengembangan pembelajaran pada kappabilitas belajar fakta, konsep, prosedur dan prinsip
" Dalam pengorganisasian isi pembelajaran menggunakan teori Elaborasi baik pada strategitingkat mikro maupun macro;
" Bersifat prespektif, yaitu pembelajaran yang berorientasi pada tujuan dan pemecahan belajar, dan
" Memiliki langkah-langkah yang lengkap dan mampu memberikan arahan detail sampai padatingkat produk yang jelas

6. Model CTL (1986,2000)
Model Pembelajaran konstekstual (Constextual Teaching and Learning(CTL)), merupakan konsep belajar yang membantu guru yang mengaitkan antara bahan/materi yang diajarkannya dengan situasi dunia nyata pebelajar dan mendorong pebelajar membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sebagai anggota keluarga dan masyarakat. Dengan konsep ini, hasil pembelajaran diharapkan lebih bermakna bagi pembelajar.
Pembelajaran konteksual (Contextual Teaching and learning(CTL)), adalah konsep belajar yang membantu pengajar mengaikan antara bahan/materi yang diajarkanya dengan situasi dunia nyata belajar dan mendorong pembelajar membuat hubungan antara pengetahuan yang demikian dengan penerapanya dalam kehidupan mereka sehari-hari, dengan melibatkan tujuan komponen utama pembelajaran efektif, yakni: konstrutivisme, bertanya, menemukan, masyarakat belajar, pemodelan dan penilaian sebenarnya.
Penerapan CTL dalam pembelajaran di kelas
Sebuah kelas dikatakan menggunakan pendekatan CTL jika menerapkan ketujuh komponen dalam pembelajaranya, yaitu konstrutivisme,menemukan , bertanya, masyarakat belajar, pemodelan, refleksi, dan penilaian sebenarnya
Desain Model Pembelajaran Berbasis CTL
Dalam pembelajaran CTL, program pembelajaran lebih merupakan kegiatan kelas didesain pengajar, yang berisi scenario tahap demi tahap tentang apa yang akan dilakukan bersama pembelajar sehubungan dengan topik yang akan dipelajarinya.
Penyusunan desain program pembelajaran berbasis CTL adalah sebagai berikut:
¢ Nyatakan kegiatan utama pembelajaranya, yaitu sebuah peryataan kegiatan pembelajar yang merupakan gabungan antara kompetisi dasar, materi/bahan pokok, dan indicator pencapaian hasil bekajar.
¢ Nyatakan tujuan umum pembelajaran
¢ Rincian media untuk mendukung kegiatan itu
¢ Buatlah scenario tahap demi tahap kegiatan pemblajar.
¢ Nyatakan authentic assessment-nya yaitu dengan data apa pembelajar dapat diamati partisipasinya dalam authentic assessment-nya.